Fakta Tentang Bahaya Senam Hamil bagi Kondisi Tubuh

Meskipun terlihat menyehatkan, senam hamil tidak selamanya aman dilakukan oleh seorang ibu. Selain memang bisa bermanfaat untuk menjaga kondisi selama kehamilan, senam hamil juga cukup berisiko. Jika tidak hati-hati, ditakutkan akan terjadi hal yang kurang baik pada ibu hamil. Oleh sebab itu, sebaiknya ketahui apa risiko dan bahaya senam hamil tersebut.

Risiko dan Bahaya Senam Hamil

Senam hamil memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah untuk memudahkan dan melancarkan proses persalinan. Namun, senam juga bisa menimbulkan beberapa bahaya seperti berikut ini.

  1. Memicu Rasa Nyeri

Ibu hamil yang kurang hati-hati saat melakukan senam bisa merasakan nyeri di beberapa bagian tubuhnya, seperti dada, perut, panggul, dan kepala. Rasa nyeri pada perut dan panggul disebabkan oleh adanya kontraksi yang terjadi di rahim.

  1. Memicu Terjadinya Pendarahan

Risiko lainnya dari senam hamil yang dilakukan tanpa prosedur yang benar adalah munculnya pendarahan pada organ intim. Pendarahan yang terjadi pada organ intim tersebut tentunya bisa saja mendatangkan masalah serius pada janin dalam rahim.

  1. Pusing dan Mual

Senam hamil juga bisa menyebabkan rasa pusing dan mual pada ibu. Setiap ibu hamil yang merasakan pusing dan mual pastinya akan menjadi tidak nyaman dan terganggu.

Untuk menghindari bahaya senam hamil, ibu hamil juga perlu berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter karena ada kondisi tertentu yang justru berbahaya jika ibu melakukan senam hamil.

Resiko Penyakit Asma Saat Hamil Yang Perlu Dihindari

Asma mungkin sering dianggap sebagai penyakit yang tidak berbahaya. Namun, asma pada ibu hamil bisa menjadi penyakit yang sifatnya sangat berbahaya. Bahaya asma bagi hamil tidak hanya untuk kesehatan  calon ibu saja, tetapi juga untuk kesehatan calon bayi. Menurut survey yang telah dilakukan, dari 100 ibu hamil setidaknya terdapat 4 hingga 8 orang yang terkena asma. Lalu apa saja dampak asama pada ibu hamil ketika kambuh? Berikut 4 diantaranya:

  1. Bayi kekurangan oksigen

Ketika masih di dalam kandungan, bayi bergantung pada persediaan oksigen dalam darah ibu untuk bisa berkembang dan tetap sehat. Tetapi jika ibu hamil terserang asma, maka dapat menyebabkan kandungan oksigen yang ada di dalam darah berkurang. Hal ini bisa menyebabkan ganguan pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

  1. Bayi lahir premature

Ketika janin di dalam kandungantidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup karena sang ibu terserang asma. Maka besar kemungkinan bayi lahir premature sebelum usianya mencapai 37 minggu. Bayi yang lahir premature memiliki resiko gangguan kesehatan jangka panjang, seperti cacat intelektual, gangguan penglihatan, autism, masalah paru-paru dan lainnya. Itulah mengapa jika bayi lahir premature membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit.

  1. Berat badan bayi di bawah rata-rata

Ketika ibu mengalami asma yang tidak terkontrol ketika hamil, maka hal ini dapat memicu komplikasi yang serius. Salah satunya yakni bayi lahir dengan berat badan di bawah rata-rata. Bayi yang lahir dengan berat badan rendah atau (BBLR) jika beratnya kurang dari 2,5 kg. Hal ini terjadi karena jumlah asupan yang dibutuhkan bayi di dalam kandungan kurang maksimal.

  1. Terkena penyakit preeclampsia

Asma adalah kondisi dimana paru-paru kronis. Sehingga jika saat hamil anda terserang asma, maka bisa beresiko lebih tinggi seperti preeclampsia. Umumnya kondisi ini terjadi karena adanya gangguan pada perkembangan plasenta yang menyebabkan aliran darah dalam kandungan menjadi tidak lancar. Sementara jumlah pasokan aliran darah pada plasenta harus besar dan konstan.

Sudah tahu kan apa saja resiko yang bisa terjadi jika ibu hamil memiliki penyakit asma? Nah jika anda memiliki riwayat asama akku dan sedang mengandung, maka segeralah konsultasi pada dokter. Dengan penanganan yang lebih dini maka bahaya asma bagi ibu hamil bisa anda hindari.

Apa Itu Spermisida?

Deskripsi

Spermisida merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang umum digunakan. Namun, tahukah kamu mengenai spermisida tersebut?

Artikel

Saat ini di pasaran sudah banyak beredar beraneka ragam alat kontrasepsi. Salah satu alat kontrasepsi yang bisa kamu coba adalah spermisida. Namun, sebaiknya kamu pelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli spermisida tersebut.

Inilah Penjelasan mengenai Spermisida

Spermisida merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang mampu membunuh atau menghentikan pergerakan sperma. Cara penggunaannya adalah dengan memberikan spermisida di bagian vagian tepat sebelum berhubungan intim dengan pasangan.

Cara kerja

Spermasida sendiri bekerja dengan pada bagian masuk uterus dengan menghalangi sperma agar tidak membaur dengan sel telur pada wanita. Caranya, spermasida perlu dimasukkan pada bagian vagina. Tunggulah sekitar 10 menit agar produk ini bisa bekerja dengan efektif.

Spermasida sendiri tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Alat ini hanya bisa digunakan dengan waktu sekitar 1 jam saja. Untuk itu, sebaiknya gunakan kembali produk ini jika sudah lebih dari 1 jam dari saat penggunaan di awal tadi.

Tingkat efektivitas

Spermasida sendiri memiliki tingkat efektivitas sekitar 70 persenan saja. Angkat tersebut memang dirasa cukup efektif dalam menunda kehamilan. Selain itu, kamu bisa juga menggabungkannya dengan produk kontrasepsi yang lain.

Jika kamu menggabungkan spermisida dengan produk lain, tingkat efektivitasnya akan meningkat. Kamu bisa menunda kehamilan dengan persentase di angka 97 persen. Tentunya angka tersebut sudah sangat tinggi dan efektif dalam menunda kehamilan.

Kelebihan dan kekurangan

Kelebihan yang bisa didapatkan yaitu tidak memiliki efek jangka panjang pada hormon di dalam tubuh. Selain itu, produk ini bisa digunakan tanpa resep dokter. Harga produk ini juga relatif murah dan praktis untuk dibawa.

Kekurangan produk ini adalah tidak bisa melindungi dari penyakit kelamin. Selain itu, produk ini juga membutuhkan waktu sebelum bisa digunakan. Bahkan, kamu harus pintar dalam menggunakan produk ini agar terasa efektif.

Demikianlah artikel singakt mengenai spermisida. Semoga bermanfaat!

Tak Hanya Batuk, Berikut Tanda Bayi Alergi Susu Sapi Yang Wajib Anda Tahu

Ciri-ciri bayi alergi susu sapi sangat penting untuk diketahui oleh para orang tua terlebih jika bayi tersebut adalah buah hati yang pertama. Umumnya gejala alergi terhadap susu sapi yang dirasakan oleh bayi nampak pada saluran pencernaan, kulit atau pada saluran pernafasan usai mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung susu sapi. Berikut beberapa tanda bayi alergi susu sapi yang wajib anda ketahui.

Ciri-Ciri Bayi Alergi Susu Sapi

  1. Gangguan Sistem Pernafasan

Bayi yang alergi susu sapi biasanya mengalami gangguan pada sistem pernapasan dengan gejala yang akan muncul seperti mata berair, hidung meler, bersin berulang kali dan batuk-batuk. Pada kondisi tertentu bayi juga akan mengalami reaksi alergi parah (anafilaksis) yang yang menunjukkan gejala seperti sesak nafas, pingsan, atau pembengkakan di lidah, bibir dan tenggorokan.

Suara napas yang berdengung terjadi akibat bayi mengalami kesulitan bernapas akibat. Hal itu dikarenakan saluran pernapasan si kecil memberikan reaksi alergi yang cepat ketika saluran pernapasan, sehingga dihasilkan banyak lendir yang sebabkan gangguan napas. Segera bawa bayi anda ke dokter jika mengalami gangguan seperti yang telah disebutkan diatas dalam jangka waktu yang panjang. Karena jika dibiarkan maka akan berakibat buruk pada sistem pernafasan si kecil.

  1. Gangguan Pencernaan

Jika setelah mengkonsumsi susu sapi timbul gejala pencernaan seperti diare, kram atau nyeri perut maka ada kemungkinan bayi anda mengalami alergi susu sapi. Bayi juga cenderung rewel dan mudah menangis karena rasa tak nyaman yang dirasakan. Reaksi diare terjadi sangat cepat, bahkan setelah bayi minum susu tersebut. Hal itu disebabkan oleh pencernaan bayi yang belum bisa menerima senyawa gula alami yang terkandung dalam susu tersebut.

Selain itu, saat bayi alami alergi susu sapi maka  biasanya perut bayi juga akan kembung. Bagi bayi yang tidak dapat menerima zat di yang terkandung dalam susu akan menyebabkan kondisi pencernaan tidak nyaman, sehingga membuat perut kembung dan memicu bayi mual atau muntah. Perut kembung terjadi karena perut menampung gas di dalam perut, sehingga menjadi tampak kembung. Jika ibu mengetuk pelan, maka terdapat suara nyaring yang berasal dari perut.

  1. Gangguan Pada Kulit

Tanda bayi alergi susu sapi selanjutnya adalah munculnya ruam atau bintik hitam pada kulit si kecil. Bayi baru lahir dapat menerima dampak yang berat karena kulit mereka masih sangat sensitif. Bintik-bintik merah yang disebabkan oleh alergi ini dapat menimbulkan rasa gatal yang parah, bahkan ruam merahnya sampai menumpuk pada kulit. Gejala ini biasanya terjadi dengan cepat setelah minum susu.

Perlu diingat bahwa gejala alergi susu sapi bisa berbeda tergantung kondisi fisik masing-masing bayi. Tanda-tanda diatas dapat muncul dengan cepat bahkan hanya dalam hitungan menit setelah mengkonsumsi susu sapi atau juga bisa muncul beberapa jam setelahnya. Oleh karena itu para orang tua harus lebih peka terhadap perubahan yang dialami si kecil setiap harinya.

Mengenal Pola Makan Bayi 1 Bulan

Pola makan yang dimiliki bayi berusia 1 bulan sedikit berbeda. Pada usia ini bayi membutuhkan perhatian yang lebih dalam pemberian makannya. Bayi usia 1 bulan belum diperbolehkan mengenal berbagai menu makanan. Pada usia 1 bulan bayi hanya dianjurkan mengkonsumsi ASI saja. Pada usia 1 bulan yang dibutuhkan bayi hanyalah ASI dari ibu. Para ibu harus memberikan ASI sesuai kebutuhan si kecil. Jika membahas mengenai pola makan bayi berusia 1 bulan maka tidak terlalu kompleks seperti bayi berusia lebih dari 6 bulan.

Bayi dengan usia 1 bulan hanya membutuhkan ASI untuk pemenuhan nutrisinya. Kenapa hanya ASI? Pada usia tersebut sistem pencernaan pada bayi belum sempurna. Sistem pencernaan yang seblum sempurna membuat bayi sulit menerima menu makanan asing.  Bayi belum bisa mengenal menu makanan yang berat. Kandungan ASI tergolong sangat aman untuk sistem pencernaan si kecil. Hanya dengan ASI saja bayi mampu tumbuh kembang dengan lebih sempurna. Jadi jangan terburu – buru untuk mengenalkan menu makanan selain ASI ketika usia bayi masih 1 bulan.

Pola makan bayi di usia 1 bulan hanyalah dengan memperhatikan pemenuhan ASInya saja. Tidak ada penjadwalan  bayi minum ASI. Pemberian ASI disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Jika bayi masih menginginkan ASI maka ibu bisa memberikannya hingga bayi merasa cukup dengan ASI tersebut. Biasanya 2 jam sekali para ibu harus memberikan ASI kepada si kecil. Namun jika sebelum 2 jam bayi ingin minum ASI maka diperbolehkan untuk memberikannya. Pemberian ASI juga tidak boleh dijadwal, kapan saja bayi boleh minum ASI.

Pemberian ASI tersebut hanya berlangsung hingga usia 6 bulan. Selepas usia 6 bulan bayi mulai dikenalkan dengan MPASI. Disini bayi mulai dikenalkan dengan menu makanan baru untuk pendamping ASInya. Itulah pola makan bayi berusia 1 bulan. Biasanya bayi dalam kondisi sehat dan memungkinkan untuk mendapatkan ASI yang dianjurkan untuk ASI saja. Namun untuk bayi dengan kondisi tertentu diperbolehkan untuk mengganti ASI dengan susu formula.

Penyebab Gula Tinggi Pada Bayi

Sering kali menjadi pertanyaan besar bagi para bunda kenapa bayi mereka memiliki kadar gula yang tinggi. Padahal bayi baru saja lahir. Dan juga bayi belum mengkonsumsi apa pun selain ASI. Berikut penyebab kadar gula bayi tinggi.

Bawaan dari Ibu Saat Hamil

Ada beberapa sebab yang bisa mengungkap kenapa gula darah dalam bayi anda tinggi. Tidak menutup kemungkinan bahwa hal ini karena bawaan dari ibu. Ibu dengan kondisi yang memiliki penyakit diabetes berisiko menularkan kepada janin.

Padahal hal ini tidaklah baik dan sangat kasihan pada bayinya. Masih dalam usianya yang belia tetapi sudah mengidap penyakit diabetes. Hal ini tidak baik untuk perkembangannya di masa depan.

Karena ada beberapa makanan yang harus dihindari, termasuk makan-makanan yang mengandung gula tinggi. Oleh karena itu, untuk memastikan bayi anda tidak terkena diabetes, ibu pun harus dalam keadaan sehat.

Bayi Terlalu Kecil atau Terlalu Besar

Kemungkinan lainnya kenapa bayi bisa mengidap penyakit gula di usianya yang terbilang masih sangat belia adalah karena ada saat masa kehamilan ibu bayi terlalu besar atau terlalu kecil.

Bayi yang terlalu besar atau kecil pada masa kehamilan sudah pasti akan terkena risiko gula yang lebih tinggi karena hal tersebut biasa terjadi pada ibu dengan intoleransi diabetes.

Bayi Lahir prematur

Bisa jadi pada masa kehamilan ibu tidak memiliki riwayat penyakit diabetes. Atau mungkin pada masa bayi lahir juga baik-baik saja. Akan tetapi, diabetes pada si kecil bisa saja terjadi pada pasca kelahirannya.

Hal ini karena kondisi bayi yang lahir prematur akan memiliki kandungan glikogen dalam tubuhnya sangat kecil. Karena sangat kecil itulah maka menjadikan glikogennya cepat habis. Hal ini bisa meningkatkan risiko gula darah.

Saat Alami Kehamilan Bayi Stress

Banyak orang yang bertanya, benarkah jika bayi bisa mengalami stress? Benar! Pada masa kehamilan ibu atau atau menjelang masa persalinan ibu, bisa jadi bayi terkena stress.

Akan tetapi stress yang dialami oleh bayi tidak menutup kemungkinan juga dialami oleh ibu. Sehingga sangat baik sekali supaya ibu tidak mengalami stress supaya bayi juga sehat.

 

Ciri-Ciri Bayi Tuli

Bayi lahir normal selalu menjadi harapan bagi semua orang tua terlebih dari seorang ibu. Namun manusia hanya bisa berharap dan berusaha bagaimana bayinya lahir secara normal. Bayi yang lahir secara prematur bukan berarti tidak di inginkan keberadaanya. Bayi lahir secara prematur disebabkan oleh beberapa faktor seperti gaya hidup, penyakit atau kondisi tertentu dari ibu.

Kelahiran prematur juga bisa menjadi penyebab bayi tuli. Tuli yang sangat berat bisa terjadi sejak bayi lahir yang biasa disebut tuli kongenital, yaitu gangguan pendengaran berat yang terjadi karena faktor bawaan lahir dan juga terkena infeksi.

Penyebab bayi tuli pada atau setelah kelahiran bervariasi, antara lain:

  1. Genetik atau keturunan

Tuli dapat diwariskan bisa dari ibu atau ayah. Meskipun tampaknya tidak ada riwayat keluarga yang mengalami tuli. Karena kelainan keturanan, tuli juga bisa dikarenakan infeksi pada saat mengandung. Bagi ibu yang semulah tidak memperhatikan kandunganya bisa berakibat fatal seperti bayi yang tuli karena infeksi.

  1. Selama kehamilan mengalami komplikasi

Ciri-ciri bayi tuli selanjutnya disebabkan oleh Virus tertentu juga diketahui berhubungan dengan bayi tuli. Seperti virus cytomegalovirus (CMV), penyebab tidak bisa mendengar pada bayi yang tidak diwariskan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jika seorang wanita hamil memiliki CMV yang dapat menular dari ibu ke bayi. Hal ini dapat meningkatkan risik tuli pada bayi yang baru lahir.

  1. Kelahiran prematur pada bayi

Kelahiran prematur merupakan kelahiran yang terjadi sebelum minggu ke-37 minggu kehamilan. Bayi yang lahir prematur bisa meningkatkan risiko tuli atau menjadi tuli yang sangat di mungkinkan. Bayi prematur juga lebih rentan terhadap infeksi dan mungkin diberikan obat-obatan yang dikenal sebagai obat ototoxic yang dapat merusak pendengaran bayi.

Ciri-ciri bayi tuli paling umum dari bayi baru lahir yang tidak bisa mendengar adalah tidak merespon atau terkejut ketika ada suara keras di dekatnya. Jadi para ibu yang bayinya mengalami lah seperti itu segera mengambil keputusan sebaik mungkin guna menjaga sang buah hati.

Things Only Bird Owners Understand

Pet birds have lots of features that most of us understand … as well as are totally astonished by. They have the magic of flight, they are actually incredibly intelligent, as well as they may be completely hilarious.

There are certain things about birds, nonetheless, that just bird proprietors can definitely know. A number of those things are gush-worthy (like the first time your bird hops onto your shoulder) and others are downright disgusting (all the poop), however, every one of those factors contributes to the delight that is bird possession.

Keep reading to know the many things only bird managers truly recognize, and also why our feathery pals are truly aspects of the family members.

You Get Worn on Frequently But You Don’t Care

Series me somebody that is actually unfazed through receiving pooped on by a bird and I’ll reveal you a veteran bird manager. Many people would certainly flip out if a bird pooed on all of them, but also for bird managers, misplaced poop is actually a routine occurrence. Poop on the shoulder? Let me simply wipe it along with a paper napkin. Poop on the footwear? It’ll clean quickly (Even though there’s an ideal way to tidy bird poop off of clothes).

If being actually pooped on was actually a regular situation for pet or cat owners, just think of.

You Wash Along With Your Bird

For lots of people, a day-to-day shower is actually a private opportunity to get ready for the time in advance or assess the time’s occasions. This certainly may not be actually mentioned for parrot managers.

Parrots absolutely like to receive saturated with water, numerous managers carry ’em straight into the washroom when they shower. Why rubbish time and water with a different birdie shower? Plus, if you really love to waistband it out in the shower, possessing your bird nearby uses the excellent opportunity for a bathtub opportunity duet.

Your Bird Eats A Lot Better Food Than You

You’ll eat whatever conventionally developed, mass-produced meals is on sale at the supermarket. However, when it concerns your bird’s fruits and veggies, it is actually all homegrown, pesticide-free, all-natural produce. You could also have committed (read: off-limits) compartment in your fridge for your bird’s eats.

You’d Rather Talk to Your Bird Than Many Of Your Loved one’s Members

Hey, no judgment listed here it is actually a known reality that a lot of birds are actually better conversationalists than remote relatives. Even when your bird just understands a few simple terms or even phrases, consulting with him is way much better than chatting politics with your wonderful uncle or your lovemaking with that odd second cousin.

You Possess a “Silent Area,” So Your Bird Can’t Disturb Telephone Call

If you’ve ever before taken a conference call from inside your kitchen area cupboard or bedroom wardrobe, there is actually a great chance you have an animal bird. Some birds are actually therefore apt to squawk, squeal, laugh, or even simulate when their managers perform the phone, many individuals possess a “quiet room” where they can take calls in peace and quiet.

Your Bird Possesses Even More Toys Than Most Little ones

It is actually obvious: Bird playthings are actually certainly not low-cost. The majority of bird proprietors do not offer to fall $15 on a plaything their bird is going to (certainly) destroy within a week a second notion. Who can resist buying a cool, vivid, brand-new toy for their feathery pals, anyway ?!

Your Bird’s Crate Is Primarily a Palace

Your home is pretty pleasant. There suffices area for your friends and family, and also you can easily throw a handful of overnight guests at a time but it is actually nothing at all over the peak. Your bird’s cage? It’s completely tricked out with the best quality powder-coated steel cord, whole east as well as west airfoils (ha-get it), as well as maybe even a very small, bird-sized amusement room or even health club.

Your Bird Gets Much More Attention Than Any Person Else in the House

If you possess a bird, you recognize how a lot she likes obtaining interest. Attempting to get out the door and receive to work? You better not overlook to shower her with a focus for a couple of minutes, read more about bird study on scoutles.

Your Bird’s Chewing Is Much worse Than Your Pet’s.

Sure, doggies obtain all the blame for unsuitable chewing, however, the trust is actually, your bird is actually equally as bad (or worse!) than Dog. Coming from home furniture to clothing, to footwear, to your children’s toys, she’ll chew out– as well as perhaps even destroy! whatever she may receive her small, little bit of beak on.

Your Bird Is Actually a Better Dancer Than You.

It does not take much to obtain a bird to Boogey songs, the tv, or maybe people talking can easily influence a bird to show off his ideal moves. You, however? It takes several, solid cocktails, hours of cajoling by your partner, as well as a lot of guts to bust out the Electric Slide at a far-off relative’s wedding ceremony.

Series me someone who is actually unfazed by getting pooped on through a bird and I’ll show you an expert bird proprietor.

Many people will go mad out if a bird pooed on all of them, but for bird proprietors, misplaced poop is a frequent occurrence. The majority of bird proprietors do not offer going down $15 on a toy their bird will (definitely) ruin within a week a second thought and feelings.

If you possess a bird, you recognize exactly how a lot she likes acquiring interest. It doesn’t take much to get a bird to Boogey popular music, the tv, or also humans speaking may encourage a bird to reveal off his finest steps.

Penderita Rhesus (Inkompatobalitas)

Biasanya bayi terlahir dengan  rhesus positif sedangkan ibunya rhesusnya negatif. Itulah yang di namakan dengan penyakit rehesus pada bayi.

Perbedaan tersebut bisa terjadi, karena rhesus ayah bayi juga positif. Penyakit rhesus pada bayi dengan ibunya bisa menimbulkan penyakit lainnya, seperti :

  • Penyakit Kuning
  • Anemia (kurang darah) pada bayi.

Gejala inkompatobalitas rhesus

Gejala ini tidak terjadi pada bayi anak pertama. Dan biasanya di tandai dengan penyakit kuning pada si bayi. Kulit serta bola matanya akan terlihat semu kekuningan begitu. Lainnya mengakibatkan bayi lemas, gerakannya melambat dan ngantuk. Jika terkena penyakit rhesus pada bayi saat terlahir. Maka perlu pelayanan sebagai berikut :

  • Di beri transfusi darah mengganti yang telah rusak.
  • Di berikan elektrolit atau cairan menghindari dari dehidrasi.
  • Fototerapi mengurangi unsur kuning (bilirubin) pada si bayi.

Komplikasi penyakit rhesus pada bayi yang ringan itu masih bisa di tangani Namun, jika yang berat itu terjadi akibat kerusakan parah pada sel darah si bayi, yakni :

  1. Gangguan Mental.
  2. Anemia (berat).

Perbedaan rhesus ibu dan si jabang bayinya akan membuat Rh nya berbeda. Dan dapat menimbulkan :

  1. Ketidakcocokan
  2. Berkelanjuan pada kehamilan kedua. Karena pada kehamilan pertama, antirhesus membuat bayi terlahir dengan kulit kuning. Dan pada kehamilan yang kedua, lebih beresiko fatal. Antirhesus ibunya akan meningkat lebih tinggi pastinya.
  3. Butuh penanganan kelainan rhesus untuk menghindari semua itu di perlukan pemeriksaan rhesus dari sang ayah dan ibu sejak awal. Agar nantinya bisa segera di tangani apabila terjadi sesuatu ketika mengandung. Apalagi, ketika terjadi perbedaan rhesus ibu dengan anak dalam kandungannya itu sangat berbahaya, karena dapat membuat anak yang dalam kandungan keguguran, akibat dari perbedaan rhesus tersebut.

Penyakit Rhesus pada bayi bisa di akibatkan oleh rhesus ibu maupun rhesus ayah sehingga menyebabkan penyakit rhesus ini muncul pada si bayi.

3 Cara Menidurkan Bayi Agar Nyenyak

 

Deskripsi: Ada beberapa cara untuk menidurkan bayi agar nyenyak antara lain dengan memainkan musik, menggunakan tempat tidur goyang, dan mengatur ventilasi.

Apakah Bunda sering kelelahan karena harus bangun tengah malam saat bayi terbangun dan rewel? Agar tidak kerepotan lagi, Bunda perlu tahu cara menidurkan bayi agar nyenyak dan tidak rewel. Menidurkan bayi perlu usaha agar bayi juga mengenali siklus dan jadwal tidur yang teratur. Jika sudah terbiasa, maka orang tua bisa ikut tidur terlelap di malam hari tanpa perlu mengkhawatirkan bayi terbangun.

Cara Menidurkan Bayi dengan Mudah

Berikut beberapa tipsnya.

  • Memainkan Musik Pengantar Tidur

Cara pertama ialah dengan memainkan musik pengantar tidur. Musik pengantar tidur membantu bayi agar lebih rileks dan akhirnya bisa mengantuk. Hanya saja pendengaran bayi masih sensitif jadi Bunda perlu selektif dalam memilih musik. Namun tenang saja karena tipe lagu seperti ini mudah Bunda temukan di YouTube maupun browsing langsung dari aplikasi pemutar musik.

  • Menggunakan Tempat Tidur Goyang

Tempat tidur goyang bisa menjadi solusi untuk menenangkan bayi. Bayi yang sering menangis seringkali perlu ditenangkan dengan digendong oleh Bunda. Hanya saja Bunda tidak bisa terus-menerus mengendong bayi sehingga tempat tidur ini bisa menggantikan. Cukup goyangkan tempat tidur secara perlahan dan bantu dengan putar musik yang menenangkan. Perlu diperhatikan tidak semua bayi nyaman dengan cara ini, maka sebelum mencoba sebaiknya tes apakah bayi menyukai ini atau tidak.

  • Mengatur Ventilasi Ruangan

Cara lain untuk menidurkan bayi agar nyenyak adalah dengan mengatur ventilasi ruangan. Terkadang bayi sangat sensitif dengan perubahan temperatur. Jika terlalu panas atau dingin bayi menjadi mudah gelisah dan terbangun. Selain itu, ruangan dengan ventilasi buruk akan membuat bayi kesulitan bernapas. Buka semua jendela sebelum bayi tidur agar ada pergantian udara. Selanjutnya jika udara sedang panas, kipas perlahan menggunakan kipas manual agar bayi tidak kepanasan.

Kesimpulan

Tidur di kecil sangat penting untuk pertumbuhannya dan orang tua pun memerlukan waktu agar tetap prima dalam menjaga bayi tanpa perlu harus begadang setiap hari. Dengan melakukan beberapa penyesuaian maka masa sulit ini bisa di atasi. Semoga bermanfaat.