Contoh Puisi Berantai 3 Orang Yang Terlucu

Tahukan kamu apa yang dimaksud puisi berantai 3 orang? seperti apa contoh penulisan puisi berantai 3 orang? Jika pertanyaan ini yang sekarang ada di pikiran Anda saat ini. Maka kalian sudah tepat berada disini, karena kita akan membahas artikel tentang puisi berantai 3 orang secara lengkap dan detail dengan pemahasan yang dikutip dari website https://cimacnoticias.com/.

Apa yang dimaksud puisi berantai 3 orang?

Perlu kita ketahu bersama puisi berantai merupakan penggabungan antara beberapa puisi yang saling dikatikan ataupun dibacakan secara berurutan dalam satu penampilan.

Umumnya dalam puisi berantai ini akan dibacakan oleh dua orang pembaca ataupun lebih sehingga kedua orang tersebut seperti sedang bercakap-cakap. Dalam pembuatan puisi berantai memiliki tujuan penggabungan yang memiliki metafor, diksi, isi yang saling kontradiktif satu sama lain.

Umumnya puisi berantai juga menggabungkan puisi dengan tema yang berbeda-beda dalam satu pementasan.

Dalam menyambungkan puisi berantai ini, kita harus menyambungkan kata terakhir pada puisi yang dibacakan untuk menyambungkan kepuisi lainnya menjadi  kata pertama pada bait puisi kedua atau setelahnya dengan pembaca puisi yang berbeda.

Nah untuk arti dari puisi berantai 3 orang adalah puisi yang dibacakan oleh 3 orang dengan penggabungan puisi yang saling berkaitan satu sama lain dalam satu penampilan pembacaan puisi.

Contoh Puisi Berantai 3 Orang Yang Terlucu

Berikut ini adalah salah satu contoh puisi berantai 3 orang yang terlucu yang bisa kalian jadikan puisi yang akan dipentaskan dalam acara pensi di sekolah, di kampus ataupun diacara lain yang kalian ingin tampil sebagai pembaca puisi.

Pecinta :

Aku akan membacakan sebuah puisi romantic berjudul bunga hatiku untuk kekasihku tercinta.

Pejuang :

Aku akan membacakan sebuah puisi tentang perjuangan kita harus merdeka.

Penjual Telur :

Dan aku disini juga akan membacakan sebuah puisi tentang nasib seoarang penjual telur “Akulah Si Penjual Telur” untuk adiku tersayang yang suka makan telur daganganku.

Pecinta :

Gelap hadir saat malam tiba

Bulanpun nampak indah dimalam itu

Senyum manjamu hadir didepanku

Samar-samar cahaya rembulan menimpa wajahmu

Sungguh sangat cantik parasmu bagaikan ….

Pejuang :

Bom dan rudal meporak porandakan kampung

Aku tidak takut

Kalian hanya pengecut

Menggunakan senjata…

Penjual Telur :

Telur Bu telur Pak

Suara Ku terdengar sekampung demi sesuap nasi

Telur ini merupakan harapanku

Segala telur ku jual telur bebek, telur ayam dan telur…

Pecinta :

Asmirandah

Tersenymlah padaku

Maka aku akan tersenyum padamu, aku merayumu

Malam ini seakan terasa lama, kau mendekatkan bibirmu ke telingaku

Dan kau bisikan ….

Pejuang :

Merdeka

Kita Harus Merdeka Seluruh Rakyat Indonesia

Tidak ada yang bisa menjajah rakyat Indonesia,

Kita sebagai rakyat Indonesia harus meneriakkan kata….

Penjual Telur :

Teluuuuur bue teluur pae!

Teriaku setiap hari menjajakan telurku

Panas dan hujan tidak menjadi rintangan bagiku

Setiap hari ku berbicara pada ayam dan bebeku, ayam dan bebek ku…

Pecinta :

Aku aku sangat sayang padamu

Kaulah segalanya bagiku

Sedikit demi sedikit bibirku ku dekatkan ke…

Pejuang :

Tank Baja dari para penjajah

Kita harus hancurkan

Kita harus merdeka dan berdikari

Mulai hari ini kita harus…

Penjual Telur :

Besok bertelur sebanyak-banyaknya

Kaulah andalanku

Kau sudah ku sayang seperti keluargaku

Setiap hari kupadang ayam dan bebek ku saat bertelor dan

Pecinta :

Ku peluk mesta tubuhnya

Kau berbisik dan mendesah dalam pelukan

Erat-erat kau ku peluk

Lalu tiba-tiba…

Pejuang :

 

Mengeluarkan berbagai senjata seadanya

Dengan doa dan semangat perjuangan

Aku berada digaris depan

Dengan senjata dari penjajah yang telah mati aku menembak senjata dengan suara….

Penjual :

Tepluk Tepluk

Keluarlah telur dari lubang bawah bebek dan ayam

Kemudian kuambil dan kubersihkan, lalu ku simpan di

Pecinta :

Matamu terpenam

Nafasmu masih mendesah

Semakin erat mesra ku peluk tbuhmu

Lama lama kita menjadi ingin..

Pejuang :

Membunuh para penjajah

Kita tidak boleh kalah hari ini

Kita Harus menarng, Serang…. Maju,,,

Aku berteriak dengan nada tinggi…

Penjual Telur :

Telur ku

Sekarang aku sedang merasa sedih

Karena nasib ayam dan bebek ku sedang…

Pecinta :

Dimabuk cinta

Kita sangat bahagia

Kau meneteskan air mata kebahagiaan itu

Matamu kuusap dengan …

Pejuang :

Senjata timah panah

Kembali ku sematkan ke para penjajah

Merakapun membalas

Kembali kusambut serangan balik

Walaupun peluruku sudah

Penjual :

Bau busuk

Maka tak ku jual lagi

Oh ayamku Oh bebek Ku Oh Telurku….

Itulah contoh puiti berantai 3 orang yang dapat kami berikan kepada kalian semua. Dan sudah paham bukan bagaimana cara untuk merangkai puisi berantai yang dibacakan 3 orang dalam satu pementasan.

Jadi, dengan contoh yang kami berikan diatas, kalian bisa lebih memiliki imajinasi dan kreatifitas lebih lucu dan menarik saat ingin membuat sebuah puisi beratai 3 orang. Bisa dikatakan pementasan puisi beratai 3 orang merupakan alternatif, ketika pensi kalian bingung ingin mementaskan apa yang unik yang belum dipentaskan oleh teman-teman lain.