Keselamatan Kerja Otomotif

 

Bekerja di bengkel otomotif merupakan suatu pekerjaan yang memiliki resiko bahaya kecelakaan cukup tinggi. Hal ini karena pekerjaan dan alat-alat yang digunakan untuk bekerja terbilang berat dan membahayakan.

Setiap pekerjaan tentu memiliki resiko kecelakaan masing masing, tak terkecuali pekerjaan di bengkel otomotif. Maka dari itu perlu adanya penerapan sistem keselamatan kerja sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya kecelakaan secara terus menerus.

Keselamatan kerja tentu sangat penting, baik untuk para tenaga kerja, lingkungan kerja, dan perusahaan. Minimnya kecelakaan kerja akan menciptakan kinerja yang produktif dalam penyelesaiannya.

Nah pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tuntas mengenai keselamatan kerja di bengkel otomotif. Yuk simak artikel ini sampai akhir.

Faktor Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja Di Bengkel Otomotif

Sebelum kita membahas tentang keselamatan kerja di bengkel otomotif, alangkah baiknya kita mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan di bengkel otomotif terlebih dahulu. Di antara faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:

  1.       Penempatan barang atau benda kerja yang tidak rapi dan tidak sesuai dengan tempatnya
  2.       Bersenda gurau saat berada di tempat kerja
  3.       Penggunaan alat kerja yang sudah rusak dan tidak dapat difungsikan lagi
  4.       Lingkungan kerja yang tidak aman, nyaman dan berbahaya
  5.       Tenaga kerja memakai pakaian dengan model yang tidak sesuai dengan aturan kerja yang sudah disepakati sebelumnya, misalnya memakai baju panjang yang menjuntai ke bawah
  6.       Tenaga kerja menggunakan dasi ketika bekerja di bengkel otomotif
  7.       Lengan baju yang dipakai untuk bekerja terlalu panjang dan lebar
  8.       Tenaga kerja mempunyai rambut yang panjang dan tidak tertutup, maka tenaga kerja harus mengikat rambutnya atau mengenakan penutup kepala
  9.       Menggunakan sepatu yang memiliki hak tinggi
  10.   Menggunakan perhiasan, seperti cincin, gelang, kalung, dan sebagainya ketika bekerja

Itulah empat faktor yang secara umum menjadi pemicu terjadinya kecelakaan kerja di bengkel otomotif. Maka dari itu, perlu diperhatikan komponen-komponen penting yang akan digunakan untuk bekerja sebelum dikerjakan.

Tidak hanya itu, penting juga untuk selalu menjaga kualitas alat-alat kerja agar tidak menimbulkan kecelakaan secara berkelanjutan.

Selain alat kerja, penting juga untuk memperhatikan kondisi diri sendiri, mulai dari pakaian, perhiasan, dan anggota tubuh yang dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan kerja.

Selanjutnya kita akan memberikan tips kepada anda yang berkaitan dengan cara mengetahui kondisi lingkungan kerja yang berbahaya dan tidak aman. Berikut adalah pembahasannya!

Tips Untuk Mengetahui Kondisi Lingkungan Kerja Yang Tidak Aman

  1.       Lingkungan kerja tidak bersih, misalnya terdapat oli yang berceceran di lantai dan dapat membuat para tenaga kerja terpeleset
  2.       Kurangnya perawatan terhadap alat-alat kerja
  3.       Alat-alat kerja tidak mempunyai pelindung atau komponen-komponen yang lengkap
  4.       Tenaga kerja kurang memperhatikan kondisi lingkungan kerja

Setelah kita paham dengan faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja dan mengetahui kondisi lingkungan kerja, maka langkah selanjutnya adalah menerapkan sistem keselamatan kerja.

Keselamatan Kerja Di Bengkel Otomotif

  1.       Menggunakan seragam kerja yang memenuhi standar yang sudah disediakan. Jika tempat kerja belum menyediakan seragam, maka gunakanlah pakaian yang aman. Gunakan celana yang tidak memiliki kantong untuk menghindari percikan bunga api atau benda lain yang membahayakan dan dapat masuk ke kantong celana.
  2.       Memakai alas kaki yang baik. Usahakan anda menggunakan sepatu yang bersol baja untuk menghindari kaki dari benda tajam dan kejatuhan benda berat.
  3.       Jika anda memiliki rambut panjang, ikatlah untuk mencegah rambut terlilit pada mesin. Lalu gunakan topi atau penutup kepala yang rapat sesuai dengan standar.
  4.       Tidak menggunakan perhiasan dan jam tangan untuk menghindari kecelakaan pada tangan, seperti jari tangan terputus karena masuk ke dalam mesin. Bahkan, jika hal ini terjadi juga dapat menyebabkan kebakaran.
  5.       Memakai alat perlindungan diri (APD) yang sesuai dengan pekerjaannya.
  6.       Memakai sarung tangan
  7.       Memakai alat pelindung telinga
  8.       Memakai masker
  9.       Memakai respirator
  10.   Memakai apron
  11.   Memakai kacamata
  12.   Usahakan anda dapat menghindari berbaring pada lantai beton di bawah kendaraan
  13.   Jika anda harus berbaring, gunakanlah kain krep untuk berbaring agar terhindar dari lantai yang dingin

Itulah prosedur keselamatan kerja yang wajib dipenuhi oleh para tenaga kerja agar terhindar dari kecelakaan. Selain itu, perlu juga untuk memperhatikan kriteria pakaian kerja yang digunakan. Berikut ini akan kami jelaskan kriteria pakaian kerja tersebut.

Perhatikan Kriteria Pakaian Kerja Dengan Baik

Hal-hal yang harus anda perhatikan dari kriteria pakaian kerja adalah sebagai berikut:

  1.       Pakaian kerja harus tertutup rapat, berkancing, dan tahan panas atau tahan api
  2.       Pakaian kerja usahakan berbahan katun atau wol
  3.       Pakaian kerja harus longgar dan wajib menggunakan sabuk
  4.       Kancing pada pakaian kerja harus tertutupi dengan bahan penutup untuk mencegah kerusakan pada permukaan ketika pekerja sedang bekerja di atas penyangga

Demikianlah pembahasan mengenai keselamatan kerja di bengkel otomotif. Kita harus selalu waspada dan hati-hati ketika bekerja, sehingga dapat terhindar dari kecelakaan kerja.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.