Bolehkah Diet Debm Untuk Ibu Menyusui

Biasanya ketika wanita selesai melahirkan, ada keinginan untuk menurunkan berat badannya lagi agar bisa kembali normal. Hal ini dikarenakan selama proses kehamilan biasanya berat badan akan bertambah.

Dalam upaya untuk menurunkan berat badan tersebut, sebaiknya wanita perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya mengenai masa nifas, proses melahirkan normal atau caesar, serta pemberian asi.

Apa itu diet Debm ?

Diet Debm adalah merupakan salah satu cara diet untuk menurunkan berat badan. Debm singkatan dari Diet Enak Bahagia dan Menyenangkan, maksudnya ketika melakukan diet ini setiap orang masih bisa tetap makan enak.

Prinsip dasar ketika melakukan diet Debm yaitu melakukan diet karbo tinggi lemak dan protein. Artinya kita mengurangi asupan karbohidrat seperti nasi, kentang, mie, ubi, tahu, tempe dan lain-lain. Semua jenis makanan karbo tersebut diganti dengan buncis, wortel, rebung, sayuran daun dan lobak.

Didalam teori diet Debm dijelaskan bahwa dengan kita mengurangi asupan karbohidrat tinggi maka kandungan yang terdapat dalam tubuh akan menjadi berkurang.

Sehingga untuk memenuhi kebutuhan energi kita, maka lemak yang terdapat dalam tubuh akan mulai dibakar. Hal ini terjadi karena menggantikan asupan karbohidrat yang berkurang.Pembakaran lemak tersebut membuat berat badan menjadi turun .

Bolehkah Diet Debm Untuk Ibu Menyusui ?

Selama proses menyusui , ibu harus memperhatikan nutrisi yang masuk ke tubuh. Hal ini sangat penting mengingat bayi masih membutuhkan asi untuk perkembangannya.

Oleh karena itu bagi yang ingin segera melakukan diet setelah proses melahirkan maka ada baiknya memperhatikan berbagai macam teknik diet yang baik dan benar.

Hal tersebut dilakukan agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatannya maupun bayi yang sedang disusuinya.

Mengenai boleh tidaknya diet Debm bagi ibu menyusui, jawabannya adalah diperbolehkan. Dengan catatan asalkan aman dilakukan dan ada beberapa perubahan dalam proses dietnya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai diet Debm dan bolehkah diet Debm untuk ibu menyusui aman dilakukan. Jadi diet debm aman dilakukan oleh ibu menyusui asalkan sudah melalui proses modifikasi.

 

Tanaman Herbal untuk Gondok

Gondok merupakan salah satu penyakit yang cukup jarang ditemui di Indonesia sekarang. Namun, penyakit ini bisa menyerang siapa saja yang berpotensi. Penyakit ini terjadi pada tubuh manusia yang kekurangan zat yodium dalam tubuh.

Inilah Tanaman Herbal yang Ampuh untuk Penyakit Gondok

Pixabay.com

Pada dasarnya tanaman herbal untuk gondok bisa didapatkan dengan mudah di sekitar. Untuk itu tidak ada salahnya kamu mencoba cara ini agar mendapatkan hasil penyembuhan maksimal. Namun, akan lebih baik jika kamu tetap berkonsultasi dengan dokter yang ahli di bidangnya.

Garam Yodium

Seperti yang telah dibahas sedikit di awal, penyakit gondok terjadi karena kekurangan zat yodium dalam tubuh. Untuk itu, kamu bisa menambahkan garam beryodium dalam makanan. Cara yang satu ini memang solusi paling tepat untuk meredakan penyakit gondok.

Untuk menikmati garam yodium pada makan tentu tidak berbeda dengan menikmati makanan menggunakan garam biasa. Kamu hanya perlu menambahkan sedikit garam sesuai selera pada masakan yang sedang kamu buat setiap hari.

Minyak jarak

Minyak jarak merupaka salah satu dari sekian banyak bahan herbal yang memiliki banyak sekali manfaat. Salah satu manfaatnya adalah meredakan gondok pada leher. Minyak ini memberikan rasa hangat dan bisa menghilangkan peradangan pada tubuh.

Untuk menggunakan ramuan dari minyak jarak ini tidak boleh diminum. Kamu cukup mengoleskan atau mengompresnya saja pada bagian leher, tepatnya di bagian yang terkena gondok. Selain itu, minyak jarak ini bisa digunakan di bagian tubuh yang terkena peradangan.

Pepaya

Pepaya merupakan salah satu buah yang mudah ditemui di Indonesia. Buah ini bisa didapatkan juga dengan harga murah. Pepaya sendiri kaya akan kandungan karoten dan banyak vitamin yang bisa meredakan penyakit gondok di dalam tubuh.

Cara menikmati buah papaya sendiri sangatlah mudah dan simpel. Menikmati buah pepaya ini bisa dilakukan secara langsung setiap hari tanpa tambahan apa pun. Selain itu, kamu juga bisa membuatnya menjadi minuman segar seperti jus buah papaya atau bahkan es campur.

Jahe

Jahe merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan sehari-hari. Penggunaan jahe umumnya digunakan sebagai bumbu dapur yang membuat rasa masakan menjadi lebih nikmat. Jahe juga dikenal sebagai bahan jamu yang sangat nikmat saat dibuat menjadi minuman.

Untuk membuat ramuan pereda penyakit gondok, kamu bisa mengolahnya menjadi minuman. Kamu bisa menyeduh ekstrak jahe dengan dosis 3 ml saja. Agar lebih nikmat, kamu bisa menambahkan gula atau madu agar rasa minuman ini menjadi lebih nikmat dan segar.

Kunyit

Selain jahe, kunyit juga sering dijadikan minuman herbal yang nikmat. Di balik itu semua, ternyata kunyit bisa digunakan menjadi ramuan herbal pereda penyakit gondok pada leher. Tentunya cara ini tergolong simpel karena kamu hanya perlu meminumnya secara rutin.

Untuk membuat ramuan kunyit yang nikmat, kamu bisa membuatnya dari 500 mg kunyit. Minuman ini bisa diminum secara rutin setiap hari. Untuk membuat rasanya menjadi lebih nikmat, kamu bisa juga mencampurnya dengan asam jawa agar menjadi kunyit asem.

Nanas

Nanas merupakan salah satu buah yang memiliki rasa nikmat. Di balik itu semua, nanas terbukti bisa menyembuhkan peradangan dalam tubuh. Buah ini juga dirasa efektif dalam meredakan penyakit gondok berkat banyaknya vitamin dan nutrisi dalam buah nanas ini.

Untuk menikmati buah nanas sendiri cukup mudah. Kamu bisa memakannya secara langsung setiap hari. Selain itu, nanas tersebut juga bisa dinikmati dengan diolah menjadi jus segar. Kamu bisa menikmati nanas ini setiap hari dengan tanpa ada batas minimal dan maksimal.

Hal yang perlu diperhatikan

Pixabay.com

Tanaman herbal sejatinya merupakan salah satu warisan budaya masyarakat dari zaman nenek moyang yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Mengenai tingkat efektivitasnya memang berbeda-beda tergantung situasi dan kondisi orang yang mengalami penyakit tersebut.

Tidak semua tanaman herbal terbukti efektif dalam menangani sebuah penyakit. Selain itu, tidak semua tanaman herbal yang ada memang bisa digunakan untuk mengobati penyakit. Namun, setidaknya kamu harus memahami kandungan dari masing-masing tanaman herbal tersebut.

Beberapa contoh tanaman herbal di atas tentu bisa kamu coba minum setiap hari. Hal tersebut karena tanaman herbal tersebut tidak mengandung racun dan tidak menimbulkan efek samping. Untuk itu, tidak ada salahnya kamu mencoba ramuan herbal tersebut.

Perlu diketahui juga setiap penyakit pasti ada obatnya. Untuk itu, jika kamu sedang mendapat cobaan berupa penyakit, tetap berusahalah mencari obatnya. Selain itu, manusia juga harus berserah diri dan memohon kesembuhan kepada Tuhan.

Kesimpulan

Pada dasarnya produk herbal tersebut termasuk mudah ditemukan setiap hari di Indonesia. Kamu bisa menikmati produk herbal tersebut sesuai dengan selera dan kemudahan mendapatkan bahan bakunya. Pastikan kamu menikmatinya dengan cara dan dosis yang benar.

Demikianlah artikel singkat, padat, dan jelas mengenai tanaman herbal untuk gondok. Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang sedang mencari info tanaman yang tepat untuk menyembuhkan penyakit gondok pada leher atau digunakan sebagai referensi ketika kamu ingin menjadi produsen herbal.

Fakta Tentang Bahaya Senam Hamil bagi Kondisi Tubuh

Meskipun terlihat menyehatkan, senam hamil tidak selamanya aman dilakukan oleh seorang ibu. Selain memang bisa bermanfaat untuk menjaga kondisi selama kehamilan, senam hamil juga cukup berisiko. Jika tidak hati-hati, ditakutkan akan terjadi hal yang kurang baik pada ibu hamil. Oleh sebab itu, sebaiknya ketahui apa risiko dan bahaya senam hamil tersebut.

Risiko dan Bahaya Senam Hamil

Senam hamil memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah untuk memudahkan dan melancarkan proses persalinan. Namun, senam juga bisa menimbulkan beberapa bahaya seperti berikut ini.

  1. Memicu Rasa Nyeri

Ibu hamil yang kurang hati-hati saat melakukan senam bisa merasakan nyeri di beberapa bagian tubuhnya, seperti dada, perut, panggul, dan kepala. Rasa nyeri pada perut dan panggul disebabkan oleh adanya kontraksi yang terjadi di rahim.

  1. Memicu Terjadinya Pendarahan

Risiko lainnya dari senam hamil yang dilakukan tanpa prosedur yang benar adalah munculnya pendarahan pada organ intim. Pendarahan yang terjadi pada organ intim tersebut tentunya bisa saja mendatangkan masalah serius pada janin dalam rahim.

  1. Pusing dan Mual

Senam hamil juga bisa menyebabkan rasa pusing dan mual pada ibu. Setiap ibu hamil yang merasakan pusing dan mual pastinya akan menjadi tidak nyaman dan terganggu.

Untuk menghindari bahaya senam hamil, ibu hamil juga perlu berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter karena ada kondisi tertentu yang justru berbahaya jika ibu melakukan senam hamil.

Inilah Obat Batuk Herbal untuk Bayi yang Aman Diberikan

Batuk yang datang menyerang akan sangat menyiksa kita sebagai penderita penyakit tersebut. Meskipun tergolong sebagai penyakit yang umum diderita oleh orang banyak, batuk bisa menyebabkan gangguan, terutama pada malam hari. Jika sebagai orang dewasa saja kita sering merasa sangat terganggu dan tersiksa dengan batuk, apalagi bayi atau balita.

Oleh sebab itu, jangan menunda untuk memberikan obat yang tepat kepada anak atau bayi Anda yang terkena batuk. Untuk mengurangi risiko pada bayi karena memberikan obat batuk kimia, Anda bisa memilih bahan tradisional. Banyak obat batuk herbal untuk bayi yang bisa Anda buat dari bahan alami yang tentunya akan jauh lebih aman.

Obat Batuk Herbal untuk Bayi yang Aman

Sebagai orang tuah, Anda tentu khawatir jika si kecil sakit, terlebih sakit batuk yang pastinya sangat menyiksa. Namun, sebaiknya Anda jangan asal memberikan obat batuk kepada mereka karena efek sampingnya mungkin membahayakan. Penggunaan obat-obatan kimia termasuk obat batuk kepada bayi harus dilakukan secara hati-hati dan teliti.

Sebagai alternatif, Anda bisa memberikan obat batuk herbal untuk bayi. Apa sajakah bahan alami yang bisa dipakai sebagai obat batuk untuk bayi? Simak ulasannya berikut ini.

  1. Madu

Bahan makanan yang dihasilkan oleh lebah ini memang dikenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Anda juga bisa memanfaatkan madu sebagai obat batuk herbal untuk bayi dan anak. Namun, pastikan bahwa madu yang Anda berikan tersebut murni sehingga khasiat yang didapatkan akan maksimal. Madu asli biasanya banyak dijual di toko dan grosir herbal terkemuka.

Di dalam madu, terdapat senyawa baik yang berfungsi sebagai antiradang dan antibiotik alami. Kedua zat tersebut akan membantu mengurangi batuk yang mendera. Berikan bayi Anda madu sebanyak 1 sendok dan campurkan dengan air hangat. Akan tetapi, madu tidak disarankan untuk diberikan kepada bayi berumur kurang dari 12 bulan.

  1. Bawang Merah

Salah satu bumbu masak yang ada di dapur juga bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk alami yang relatif aman bagi anak. Ya, batuk pada bayi bisa disembuhkan dengan menggunakan bawang merah. Anda sudah bisa mempergunakan bawang merah sebagai obat batuk sejak bayi berumur 2 bulan. Cara penggunaannya juga cukup mudah dan tidak merepotkan.

Irislah bawang merah seperti ketika akan digunakan untuk memasak. Setelah itu, letakkan irisan bawang merah di samping atau di dekat tempat tidur si kecil. Uap hangat yang keluar dari irisan bawang merah tersebut akan terhirup oleh anak dan bermanfaat mengurangi batuk. Bawang merah memiliki manfaat untuk menyerap virus penyebab batuk.

  1. Kunyit

Jenis bumbu lainnya yang bisa digunakan dan dimanfaatkan sebagai obat batuk untuk si kecil adalah kunyit. Rempah berwarna kuning cerah tersebut memiliki sifat antibiotik, antiradang, dan juga antivirus yang baik. Penggunaan kunyit untuk mengobati batuk tidak dilakukan secara oral atau dimakan, melainkan dipakai sebagai obat luar.

Parut kunyit atau gunakan kunyit bubuk, kemudian campurkan dengan air hangat , aduk hingga teksturnya menyerupai pasta. Setelah itu, gunakan pasta kunyit ini sebagai obat luar dengan cara mengoleskannya pada bagian dada, dahi, dan telapak kaki bayi. Kunyit akan mengeluarkan panas dan membantu mengencerkan lendir di tenggorokan.

Penyebab Batuk dan Pilek pada Bayi

Mengapa bayi dan anak balita bisa terkena batuk yang sangat mengganggu mereka? Ada beberapa penyebab batuk dan juga pilek yang perlu diketahui supaya bisa diatasi dengan cara yang tepat.

  • Imunitas Bayi Rendah

Seperti juga kita orang dewasa, pada masa tertentu, kondisi tubuh bayi juga bisa menurun dan menjadi lemah. Nah, saat tingkat kekebalan atau imunitas bayi sedang rendah itulah, mereka rawan terserang penyakit termasuk batuk. Melemahnya sistem kekebalan tubuh membuat virus lebih mudah masuk ke dalam tubuh bayi dan menyebabkan penyakit.

  • Peralihan Musim atau Pancaroba

Saat peralihan musim atau pancaroba, memang biasanya memang penyakit lebih mudah menyerang tubuh. Perubahan musim menyebabkan cuaca tidak menentu yang membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Pada masa pancaroba inilah juga biasanya debu dan kotoran akan banyak beterbangan sehingga tidak sengaja terhirup oleh bayi.

  • Alergi

Batuk yang menyerang anak dan bayi juga bisa disebabkan oleh adanya alergi pada mereka. Faktor yang menyebabkan alergi juga bisa bermacam-macam, seperti debu, serbuk bunga, ataupun bau tertentu. Alergi tersebut akan memicu munculnya lendir pada hidung. Jika kondisi seperti ini tidak segera diatasi maka tidak menutup kemungkinan kemudian akan muncul batuk pada bayi.

  • Kontak dengan Orang Lain

Mengapa orang yang sedang batuk, pilek dan flu sebaiknya jangan dekat-dekat dulu dengan bayi atau melakukan kontak fisik seperti menggendongnya? Karena penyakit yang diderita orang tersebut bisa menular kepada bayi. Batuk dan pilek yang dialami oleh bayi sering terjadi karena tertular dari orang lain yang melakukan kontak fisik dengannya.

Resiko Penyakit Asma Saat Hamil Yang Perlu Dihindari

Asma mungkin sering dianggap sebagai penyakit yang tidak berbahaya. Namun, asma pada ibu hamil bisa menjadi penyakit yang sifatnya sangat berbahaya. Bahaya asma bagi hamil tidak hanya untuk kesehatan  calon ibu saja, tetapi juga untuk kesehatan calon bayi. Menurut survey yang telah dilakukan, dari 100 ibu hamil setidaknya terdapat 4 hingga 8 orang yang terkena asma. Lalu apa saja dampak asama pada ibu hamil ketika kambuh? Berikut 4 diantaranya:

  1. Bayi kekurangan oksigen

Ketika masih di dalam kandungan, bayi bergantung pada persediaan oksigen dalam darah ibu untuk bisa berkembang dan tetap sehat. Tetapi jika ibu hamil terserang asma, maka dapat menyebabkan kandungan oksigen yang ada di dalam darah berkurang. Hal ini bisa menyebabkan ganguan pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

  1. Bayi lahir premature

Ketika janin di dalam kandungantidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup karena sang ibu terserang asma. Maka besar kemungkinan bayi lahir premature sebelum usianya mencapai 37 minggu. Bayi yang lahir premature memiliki resiko gangguan kesehatan jangka panjang, seperti cacat intelektual, gangguan penglihatan, autism, masalah paru-paru dan lainnya. Itulah mengapa jika bayi lahir premature membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit.

  1. Berat badan bayi di bawah rata-rata

Ketika ibu mengalami asma yang tidak terkontrol ketika hamil, maka hal ini dapat memicu komplikasi yang serius. Salah satunya yakni bayi lahir dengan berat badan di bawah rata-rata. Bayi yang lahir dengan berat badan rendah atau (BBLR) jika beratnya kurang dari 2,5 kg. Hal ini terjadi karena jumlah asupan yang dibutuhkan bayi di dalam kandungan kurang maksimal.

  1. Terkena penyakit preeclampsia

Asma adalah kondisi dimana paru-paru kronis. Sehingga jika saat hamil anda terserang asma, maka bisa beresiko lebih tinggi seperti preeclampsia. Umumnya kondisi ini terjadi karena adanya gangguan pada perkembangan plasenta yang menyebabkan aliran darah dalam kandungan menjadi tidak lancar. Sementara jumlah pasokan aliran darah pada plasenta harus besar dan konstan.

Sudah tahu kan apa saja resiko yang bisa terjadi jika ibu hamil memiliki penyakit asma? Nah jika anda memiliki riwayat asama akku dan sedang mengandung, maka segeralah konsultasi pada dokter. Dengan penanganan yang lebih dini maka bahaya asma bagi ibu hamil bisa anda hindari.

Berikut Makanan Bayi 6 Bulan untuk Kecerdasan Otak dan Kesehatan

Sudah pasti, seluruh ibu di dunia menginginkan memiliki buah hati yang sehat dan cerdas. Selain itu, keinginan untuk menjadikan anak sebagai individu yang cerdas dan sehat, bukanlah tanpa usaha. Sebab untuk mencapai tahap itu, seorang ibu harus memberikan makanan bayi 6 bulan untuk kecerdasan otak dan kesehatan.

Berikut Makanan Untuk Bayi 6 Bulan Perlu Bunda Ketahui

Pixabay.coom

Makanan dengan nutrisi yang tinggi harus diberikan ketika anak memasuki masa MPASI, atau usia 6 bulan. Pada usia tersebut terdapat sejumlah makanan yang memang direkomendasikan untuk menjadi konsumsi si bayi. Bagi ibu, simak terus makanan apa saja yang dapat meningkatkan kecerdasan otak serta menambah berat badan.

Keju

Keju merupakan salah satu olahan susu yang dapat digunakan sebagai makanan bagi bayi berusia 6 bulan. Sebab keju memiliki manfaat untuk mengembangkan serabut sel saraf dan otak yang dihasilkan dari asam lemak linoleat dan linoleat.

Keju sendiri juga sangat ampuh dalam meningkatkan berat badan bayi. Sebab keju memiliki kandungan seperti vitamin, kalsium, fosfor, dan selenium. Cara penyajiannya cukup dengan dipotong kecil-kecil, atau bisa dicampur buah atau sayuran.

Yogurt

Selain keju, yogurt juga bisa menjadi camilan tepat bagi si bayi. Hal ini dikarenakan yogurt memiliki rasa yang segar. Bahkan bisa dimakan langsung atau dicmapur dengan makanan lain. Selain itu, yogurt memiliki kandungan seperti lemak sehat, protein, dan kalsium. Sehingga, kandungan tersebut dapat mengembangkan sel-sel otak dan kesehatan tulang. Bahkan kandungan probiotik di yogurt dapat membantu membangun microbiome yang kuat.

Alpukat

Alpukat merupakan salah satu dari makanan bayi 6 bulan untuk kecerdasan otak. Buah alpukat memiliki tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang enak. Sehingga membat bayi sangat mudah untuk memakannya.

Selain itu, alpukat juga memiliki banyak gizi yang sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi. Seperti vitamin, lemak, asam folat, dan mineral. Hal tersebut memiliki peran penting dalam perkembangan sel otak.

Sereal gandum

Apabila si kecil merasa bosan dengan nasi, maka gandung bisa menjadi salah satu pengganti yang memiliki kandungan karbohidrat. Sereal gandum tidak hanya memiliki kandungan karbohidrat saja, melainkan juga protein, mineral, dan serat. Kandungan tersebut memiliki manfaat yang sangat banyak, diantaranya adalah antibodi, sumber energi,  membentuk hormon dan enzim, serta membantu dan memperbaiki jaringan tubuh.

Kacang-kacangan

Ternyata, kacang-kacangan menjadi salah satu nutrisi yang baik sebagai konsumsi bayi. Hal ini dikarenakan kacang memiliki kandungan nutrisi yang banyak, seperti vitamin, protein, dan lemak baik.

Kemudian bagi bayi berusia 6 bulan, terdapat beberapa kacang yang bisa dijadikan konsumsi. Seperti kacang mete, kacang tanah, dan almond. Supaya lebih mudah dicerna, haluskan kacang dan campurkan ke dalam menu makanan.

Telur

Telur menjadi salah satu makanan yang sangat simpel, murah, dan banyak sekali nutrisinya. Telur merupakan salah satu menu dari MPASI yang memiliki banyak kandungan, seperti mineral, protein, vitamin, kolin, dan DHA. Kandungan tersebut dapat membantu perkembangan otak dan membuat berat bada bayi meningkat. Bahkan si ibu bisa mengolah telur menjadi makanan yang lezat dan pastinya bergizi.

Sayuran Hijau

Sudah seharusnya sayuran hijau diperkenalkan kepada anak kecil. Sebab, sayuran memiliki manfaat yang sangat banyak, khusunya pada sayuran hijau. Sebab, sayuran memiliki kandungan vitamin K dan lutein yang berperan dalam aktivitas otak supaya menjadi lebih baik. Beberapa sayuran yang bisa diberikan kepada si bayi adalah sawi, bayam, dan kale.

Apel

Apel menjadi salah satu menu makanan MPASI. Sebab, apel memiliki rasa yang manis dan memiliki kandungan zat quercetin yang bisa membuat aktivitas otak menjadi cepat merangsang. Selain itu, zat tersebut juga bermanfaat untuk menjadi antioksidan kuat serta daya tahan tubuh meningkat. Dengan kandungan itu, si bayi akan lebih cerdas dan jaran terserang penyakit.

Kentang

Kentang merupakan salah satu makanan bayi 6 bulan yang memiliki sumber karbohidrat. Kandungan tersebut sangat ampuh dalam meningkatkan berat badan. Dengan tekstur yang lembut, kentang memiliki kandungan yang sangat banyak seperti vitamin B6, vitamin C, mangan, dan fosfor. Sehingga kentang menjadi salah satu makanan yang baik bagi bayi.

Pisang

Ternyata, pisang adalah salah satu bubur bayi organik pada menu MPASI. Selain itu, pisang juga memiliki tekstur yang lembut yang dapat membuat bayi mudah untuk mengonsumsinya. Pisang sendiri memiliki banyak sekali kandungan baik, seperti vitamin B6, vitamin C, karbohidrat, serat makanan, dan kalium. Bahkan kandungan lebih dari 100 kalori, membuat pisang bisa menambah berat badan di bayi.

Salmon

Pixabay.coom

Sudah menjadi rahasia umum apabila salmon memiliki kandungan DHA dan asam lemak omega 3 yang sangat baik. Kedua kandungan tersebut dapat meningkatkan kinerja otak. Maka dari itu, salmon juga menjadi salat satu makanan yang baik bag bayi 6 bulan.

Bagaimana ? Sangat mudah kan untuk membuat bayi memiliki kecerdasan otak serta kesehatan. Sebab, makanan tersebut memiliki kandungan dan manfaatnya sangat luar biasa. Khusunya pada bayi 6 bulan. Sehinga, berikan makanan tersebut kepada bayi secara variasi, supaya si bayi tidak bosan.

Alat Laboratorium Yang Terbuat Dari Plastik

Alat laboratorium terbuat dari berbagai bahan ada yang terbuat dari plastik, kaca, logam ,kayu dan masih banyak lagi. Pekerja juga wajib mengenal dan mengetahui alat laboratorium yang terbuat dari plastik. Hal ini untuk memudahkan pekerja saat melakukan pekerjaannya dimana mereka sudah mengenal semua alat yang ada.

Artikel :

Laboratorium menjadi salah satu tempat bekerja dengan resiko dan bahaya yang cukup tinggi. saat banyak pekerjaan yang membutuhkan laboratorium misalnya ekperimen serta penelitian baik untuk obat atau hal lainnya. Laboratorium saat ini ada banyak jenisnya misalnya ada laboratorium fisika, kimia, biologi dan masih banyak lagi. Saat masuk ke dalam laboratorium kita harus menggunakan alat pelindung diri serta mematuhi peraturan yang ada. Sebelum bekerja di laboratorium akan lebih baik jika mengenal alat laboratorium terlebih dahulu. Alat laboratorium ada banyak jenisnya yaitu ada alat laboratorium yang terbuat dari plastik, kaca, logam, besi, dan lain-lain.

Pentingnya mengenal alat laboratorium

Laboratorium salah satu tempat dengan prosedur keselamatan kerja yang ketat, oleh karena itu tidak sembarangan orang bisa masuk. Sebelum kita masuk harus tahu terlebih dahulu apa yang ada di dalamnya. Salah satu hal yang wajib kita tahu adalah kita harus tahu alat-alat yang ada di laboratorium. Kita harus tahu mengenai nama alat, fungsi, serta cara kerjanya. Jangan sampai saat kita sudah masuk di dalam laboratorium kita masih bingung dan tidak mengerti apa nama alat tersebut.

Pengenalan alat laboratorium sangat penting untuk pekerja supaya pekerjaan dapat berjalan tanpa hambatan. Saat tidak tahu alat yang ada di laboratorium maka pekerjaan akan terhambat dan menghabiskan banyak waktu hanya untuk menjalankan alat yang ada. Oleh karena itu, akan lebih baik jiak pengenalan alat sebelum kita masuk ke dalam laboratorium.

Saat kita mempelajari alat laboratorium kita harus melihat gambar dari alat tersebut supaya tidak tertukar. Misalnya nama alatnya gelas ukur kalian juga harus tahu gambar gelar ukur dan begitupun dengan alat yang lainnya. Jangan sampai salah nama dan tertukar namanya karena setiap alat memiliki fungsi dan cara kerja masing-masing.

Beberapa alat laboratorium yang terbuat dari plastik

alat laboratorium terbuat dari berbagai bahan ada yang terbuat dari platik, kaca atau gelas, kayu, logam, dan masih banyak lagi. Saat ini akan dibahas mengenai alat laboratorium yang terbuat dari plastik beserta dengan fungsinya.

  1. Gelas ukur

Alat yang paling banyak digunakan dan mungkin sebagain dari kalian juga sudah mengetahuinya yaitu gelas ukur. Gelas ukur berfungsi untuk mengukur volume pada larutan. Ukuran gelas ikut bervariasi mulai dari 10 ml sampai 2 L. gelas ukur memiliki bentuk bagian bawah yang lebih lebar untuk menjaga kestabilan dari gelas tersebut. Fungsi lain dari gelas ukur adalah untuk melarutkan sebuah zat, tempat untuk memanaskan zat dan tempat untuk menguapkan larutan.

  1. Tabung reaksi

Tabung reaksi merupakan salah satu alat laboratorium yang bentuknya sebesar jari tangan dan memiliki banyak ukuran. Tabung reaksi memiliki banyak ukuran berdasarkan diameternya mulai dari 10 samapi 20 mm dan panjang 50 sampai 200 mm. tabung rekasi memiliki fungsi sebagai menampung, memanaskan, mencampur zat kimia.

  1. Gelas beaker

Gelas beaker atau lebih terkenal dengan gelas piala merupakan alat laboratorium yang terbuat dari plastik yang berfungsi untuk menampung cairan. Bentuk dari alat gelas beaker yaitu silinder dengan alas yang datar. Biasanya gelas beaker digunakan untuk menampung bahan kimia yang bersifat korosif. Ukuran dari gelas ini mulai dari 25 mL sampai 3 L.

  1. Spatula plastik

Spatula merupakan alat kimia yang terbuat dari plastik yang berfungsi untuk mengambil bahan kimia yang berupa Kristal atau padatan. Ketika akan mengambil zat dan zat tersebut bereaksi dengan logam maka harus di ambil menggunakan spatula plastik.

  1. Cawan petri

Cawan petri atau lebih dikenal dengan nama telepa petri merupakan sebuah benda berupa wadah yang berbentuk bundar dan terbuat dari plastik. Fungsi dari cawan petri yaitu membiakan sel. Cawan ini memiliki pasangan cawan yang lebih besar yang digunakan sebagai tutup.  Fungsi lainnya dari cawan petri yaitu untuk mengkultur bakteri, spora, dan biji-bijian.

  1. Botol semprot

Botol semprot atau yang lebih dikenal dengan botol pencuci merupakan botol yang tinggi dan bertutup yang terbuat dari plastik. Hal ini akan menghindari botol tersebut dari pecah jika terbuat dari kaca. Fungsi dari botol semprot yaitu untuk menyimpan aquades yang biasanya digunakan untuk membersihkan bejana dan sisa endapan.

  1. Corong

Corong merupakan salah satu alat laboratorium yang terbuat dari plastik yang memiliki diameter. Corong memiliki diameter yang beragam mulai dari 35 mm sampai 300 mm. Fungsi dari corong yaitu menyaring sampel pada atau zat cair.

Demikian, penjelasan mengenai pentingnya mengenal alat laboratorium sebelum bekerja dan beberapa alat laboratorium yang terbuat dari plastik. Pentingnya mengenal alat laboratorium akan memberikan keuntungan dimana saat di dalam laboratorium tidak perlu menjelaskan dan bisa langsung melakukan pekerjaanya. Sehingga, dapat menghemat waktu selain itu kita juga akan lebih fokus pada pekerjaan kita saat sudah tahu apa yang akan dikerjakan.

 

 

 

Apa Itu Spermisida?

Deskripsi

Spermisida merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang umum digunakan. Namun, tahukah kamu mengenai spermisida tersebut?

Artikel

Saat ini di pasaran sudah banyak beredar beraneka ragam alat kontrasepsi. Salah satu alat kontrasepsi yang bisa kamu coba adalah spermisida. Namun, sebaiknya kamu pelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli spermisida tersebut.

Inilah Penjelasan mengenai Spermisida

Spermisida merupakan salah satu jenis kontrasepsi yang mampu membunuh atau menghentikan pergerakan sperma. Cara penggunaannya adalah dengan memberikan spermisida di bagian vagian tepat sebelum berhubungan intim dengan pasangan.

Cara kerja

Spermasida sendiri bekerja dengan pada bagian masuk uterus dengan menghalangi sperma agar tidak membaur dengan sel telur pada wanita. Caranya, spermasida perlu dimasukkan pada bagian vagina. Tunggulah sekitar 10 menit agar produk ini bisa bekerja dengan efektif.

Spermasida sendiri tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Alat ini hanya bisa digunakan dengan waktu sekitar 1 jam saja. Untuk itu, sebaiknya gunakan kembali produk ini jika sudah lebih dari 1 jam dari saat penggunaan di awal tadi.

Tingkat efektivitas

Spermasida sendiri memiliki tingkat efektivitas sekitar 70 persenan saja. Angkat tersebut memang dirasa cukup efektif dalam menunda kehamilan. Selain itu, kamu bisa juga menggabungkannya dengan produk kontrasepsi yang lain.

Jika kamu menggabungkan spermisida dengan produk lain, tingkat efektivitasnya akan meningkat. Kamu bisa menunda kehamilan dengan persentase di angka 97 persen. Tentunya angka tersebut sudah sangat tinggi dan efektif dalam menunda kehamilan.

Kelebihan dan kekurangan

Kelebihan yang bisa didapatkan yaitu tidak memiliki efek jangka panjang pada hormon di dalam tubuh. Selain itu, produk ini bisa digunakan tanpa resep dokter. Harga produk ini juga relatif murah dan praktis untuk dibawa.

Kekurangan produk ini adalah tidak bisa melindungi dari penyakit kelamin. Selain itu, produk ini juga membutuhkan waktu sebelum bisa digunakan. Bahkan, kamu harus pintar dalam menggunakan produk ini agar terasa efektif.

Demikianlah artikel singakt mengenai spermisida. Semoga bermanfaat!

Tak Perlu Mahal, Berikut Cara Membuat Rak Sepatu Dari Barang Bekas Ramah Lingkungan

Rak merupakan salah satu jenis perabot rumah tangga yang selalu dimiliki setiap orang. jika dilihat dari bentuk dan fungsinya pun sangat berbeda beda. Ada yang berfungsi untuk menyimpan sepatu, ada pula yang berfungsi untuk menyimpan peralatan dapur. Jika anda ingin memiliki rak simpan sepatu, ada banyak sekali cara yang dapat ditempuh. Yakni cara membuat rak sepatu dari barang bekas. Selain murah, anda bisa turut menjaga keramahan lingkungan.

Ide Membuat Sepatu Berbahan Barang Bekas

  1. Rak Sepatu Dari Kotak Buah bekas

Salah satu ide rak dari barang bekas yang bisa anda coba ialah dengan memanfaatkan kotak buah bekas. Anda bisa mendapatkan kotak bekas penempatan buah dari para penjual buah atau sayur yang ada di pasar. Biasanya, mereka akan membuang atau menjual kembali kotak tersebut setelah digunakan. Dengan sedikit kreativitas, anda bisa membuat tampilan kotak tersebut menjadi unik dan menarik. Bisa dilapisi menggunakan cat, kertas warna dan lain lain.

Sebelum menggunakannya, anda harus membersihkannya terlebih dahulu. Biasanya, kotak bekas penyimpanan buah ada bekas jerami yang sengaja diberikan penjual agar buah buahan terlindungi dari benturan. Setelah dibersihkan, anda bisa memulai mengubah tampilan kotak dengan mengampelasnya terlebih dahulu. Jika bagian kotak selesai di ampelas, anda bisa mengecat kotak tersebut dalam berbagai warna kesukaan.

  1. Rak Simpan Sepatu Dari Lemari Bekas Berukuran Kecil

Shoe rack ideas dari  barang bekas selanjutnya adalah menggunakan lemari bekas kecil atau dresser. Apabila anda memiliki dresser atau lemari kecil yang sudah tidak digunakan, anda bisa menyulapnya menjadi benda bernilai tinggi seperti rak penyimpan sepatu. Jika lemari kecil tersebut sudah usang, anda bisa melakukan pengecatan ulang ke seluruh bagian dresser tersebut. Sebelumnya, anda perlu mengampelas permukaan lemari agar lebih kinclong.

Sehabis mengampelas seluruh permukaan lemari, anda bisa memulai proses pengecatan dengan berbagai warna kesukaan. Karena berukuran kecil, lemari tersebut hanya bisa menyimpan sepatu dengan jumlah yang tidak banyak. Sebagai saran, anda bisa menyimpan beberapa alas kaki yang biasa digunakan sehari hari. Selain mampu mengubah tampilan cara membuat rak sepatu dari barang bekas, laci bisa mempermudah anda untuk menjangkau alas kaki yang akan digunakan.

  1. Rak Penyimpanan Sepatu Dari Kursi Bekas

Jika anda memiliki kursi atau kayu bekas yang sudah tidak terpakai, anda bisa merubahnya menjadi sebuah rak sepatu fungsional. Selain lebih terjangkau, anda bisa meningkatkan nilai guna pada barang bekas yang anda miliki. Untuk menyiasati kursi usang yang sudah tidak digunakan, anda bisa menambahkan papan atau kayu tipis pada kursi panjang. Dengan penataan yang tepat, anda bisa mendapatkan rak penyimpanan sepatu dengan lebih efisien.

Supaya tampilannya lebih cantik, anda bisa melakukan pengecatan dengan warna yang lebih menarik. Agar warna cat lebih mencolok, anda perlu melakukan pengampelasan pada permukaan kursi terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mengecek kekuatan kayu terlebih dahulu. Dikhawatirkan, bagian dalam kayu pada kursi sudah mengalami proses pelapukan. Hal tersebut mengakibatkan rak sepatu dari kursi tak bisa menyangga beban alas kaki dan mudah roboh.

  1. Rak Sepatu Dari Kayu Bekas

Barang bekas lainnya yang bisa anda manfaatkan adalah papan kayu yang sudah tidak terpakai. Ubah papan tersebut menjadi rak penyimpanan sepatu dengan mengusung konsep farmhouse. Gaya tersebut tentu saja akan membuat tampilan ruangan lebih unik dan menarik. Hal yang anda butuhkan untuk membuat rak sepatu dari kayu ialah menyiapkan kerangkanya. Baik menggunakan kayu, maupun menggunakan aluminium.

Pertama, lakukan pengampelasan permukaan kayu secara berkala. Jika dirasa permukaan sudah halus, anda bisa memulai mengecat dengan cat khusus kayu. Setelahnya, rekatkan bilangan kayu dengan kerangka yang sudah anda siapkan. Bisa menggunakan paku atau baut di setiap sisinya. Susun bilangan kayu tersebut dengan cara membuat rak sepatu dari barang bekas dengan membentuk seperti anak tangga. Jika proses sudah dilakukan rak kayu tersebut sudah bisa digunakan.

  1. Rak Sepatu Menggunakan Keranjang Bekas

Salah satu contoh ide sederhana membuat rak sepatu dari barang bekas ialah menggunakan keranjang yang sudah tak terpakai. Baik keranjang buah atau keranjang baju pun bisa digunakan untuk membuat rak sepatu yang apik. Biasanya, keranjang tersebut dibuat dengan anyaman serat kayu yang membentuk satu kesatuan keranjang yang unik. Bila anda mendapati keranjang sudah koyak, bisa diperbaiki dengan menambal bagian yang rusak.

Agar hasilnya nampak mewah dan unik, anda bisa meletakkan keranjang bekas dengan cara bersusun. Bahkan, anda juga bisa mengelompokkan jenis alas kaki yang dimiliki. Misalnya, keranjang bagian bawah digunakan untuk menyimpan sepatu jenis sneakers atau sepatu olahraga. Kemudian di keranjang atasnya digunakan untuk menyimpan sepatu jenis heels maupun flatshoes. Bila anda menginginkan rak yang bisa melindungi sepatu dari debu, bisa tambahkan penutup keranjang,

  1. Rak Sepatu Dari Gantungan Baju Bekas

Model rak simpan sepatu dari bahan bekas lainnya ialah menggunakan gantungan baju bekas. Anda bisa menggunakan model rak sepatu yang satu ini dengan digantungkan pada dinding. Dengan menggunakan gantungan baju bekas, anda bisa lebih mudah untuk mengambil dan mengembalikan sepatu yang dipakai. Meski hemat biaya, model rak penyimpanan sepatu ini tidak bisa menampung jenis sepatu dengan jumlah banyak.

Pasalnya, jika anda meletakkan sepatu dengan jumlah yang besar, ruangan akan terlihat sesak dan berantakkan. Terlebih jika anda adalah seseorang yang gemar mengoleksi beragam jenis sepatu. Untuk menyiasati hal tersebut, anda bisa menggunakan kain penutup dengan bahan yang sedikit transparan. Selain mampu menyembunyikan jumlah sepatu, cara membuat rak sepatu dari barang bekas dan ditambahkan kain penutup pada rak, bisa melindungi alas kaki dari debu.

Itulah beberapa deretan desain rak sepatu yang terbuat dari bahan bekas sederhana yang bisa anda terapkan. Selain menambah nilai guna pada barang barang yang sudah tidak terpakai, anda juga turut berpartisipasi dalam menjaga keramahan lingkungan. Hal ini dikarenakan, beberapa barang tersebut bisa didaur ulang kembali menjadi benda benda baru yang memiliki nilai kegunaan lebih tinggi dari fungsi aslinya. Selamat mencoba!

Tak Hanya Batuk, Berikut Tanda Bayi Alergi Susu Sapi Yang Wajib Anda Tahu

Ciri-ciri bayi alergi susu sapi sangat penting untuk diketahui oleh para orang tua terlebih jika bayi tersebut adalah buah hati yang pertama. Umumnya gejala alergi terhadap susu sapi yang dirasakan oleh bayi nampak pada saluran pencernaan, kulit atau pada saluran pernafasan usai mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung susu sapi. Berikut beberapa tanda bayi alergi susu sapi yang wajib anda ketahui.

Ciri-Ciri Bayi Alergi Susu Sapi

  1. Gangguan Sistem Pernafasan

Bayi yang alergi susu sapi biasanya mengalami gangguan pada sistem pernapasan dengan gejala yang akan muncul seperti mata berair, hidung meler, bersin berulang kali dan batuk-batuk. Pada kondisi tertentu bayi juga akan mengalami reaksi alergi parah (anafilaksis) yang yang menunjukkan gejala seperti sesak nafas, pingsan, atau pembengkakan di lidah, bibir dan tenggorokan.

Suara napas yang berdengung terjadi akibat bayi mengalami kesulitan bernapas akibat. Hal itu dikarenakan saluran pernapasan si kecil memberikan reaksi alergi yang cepat ketika saluran pernapasan, sehingga dihasilkan banyak lendir yang sebabkan gangguan napas. Segera bawa bayi anda ke dokter jika mengalami gangguan seperti yang telah disebutkan diatas dalam jangka waktu yang panjang. Karena jika dibiarkan maka akan berakibat buruk pada sistem pernafasan si kecil.

  1. Gangguan Pencernaan

Jika setelah mengkonsumsi susu sapi timbul gejala pencernaan seperti diare, kram atau nyeri perut maka ada kemungkinan bayi anda mengalami alergi susu sapi. Bayi juga cenderung rewel dan mudah menangis karena rasa tak nyaman yang dirasakan. Reaksi diare terjadi sangat cepat, bahkan setelah bayi minum susu tersebut. Hal itu disebabkan oleh pencernaan bayi yang belum bisa menerima senyawa gula alami yang terkandung dalam susu tersebut.

Selain itu, saat bayi alami alergi susu sapi maka  biasanya perut bayi juga akan kembung. Bagi bayi yang tidak dapat menerima zat di yang terkandung dalam susu akan menyebabkan kondisi pencernaan tidak nyaman, sehingga membuat perut kembung dan memicu bayi mual atau muntah. Perut kembung terjadi karena perut menampung gas di dalam perut, sehingga menjadi tampak kembung. Jika ibu mengetuk pelan, maka terdapat suara nyaring yang berasal dari perut.

  1. Gangguan Pada Kulit

Tanda bayi alergi susu sapi selanjutnya adalah munculnya ruam atau bintik hitam pada kulit si kecil. Bayi baru lahir dapat menerima dampak yang berat karena kulit mereka masih sangat sensitif. Bintik-bintik merah yang disebabkan oleh alergi ini dapat menimbulkan rasa gatal yang parah, bahkan ruam merahnya sampai menumpuk pada kulit. Gejala ini biasanya terjadi dengan cepat setelah minum susu.

Perlu diingat bahwa gejala alergi susu sapi bisa berbeda tergantung kondisi fisik masing-masing bayi. Tanda-tanda diatas dapat muncul dengan cepat bahkan hanya dalam hitungan menit setelah mengkonsumsi susu sapi atau juga bisa muncul beberapa jam setelahnya. Oleh karena itu para orang tua harus lebih peka terhadap perubahan yang dialami si kecil setiap harinya.